Apakah itu Lightning Network (Jaringan Lightning)

Bagikan
Copied to clipboard!

Jaringan Lightning (Lightning Network) [LN] adalah sebuah konsep yang dibuat oleh Joseph Poon dan Thaddeus Dryja pada tahun 2015. Ide utama dibalik proyek tersebut adalah desain protokol pembayaran yang dapat digunakan sebagai solusi diluar rantai (off chain) untuk masalah penskalaan yang dihadapi oleh blockchain Bitcoin, tetapi konsep tersebut dapat juga diaplikasikan kepada mata uang digital lainnya.

Pengenalan jaringan Lightning terjadi dikarenakan keterbatasan yang tidak hanya dialami pada Bitcoin tetapi juga pada mata uang digital lainnya. Sekarang ini, blockchain Bitcoin hanya dapat memproses 2 sampai 7 transaksi per detik (TPS). Seiring dengan berkembangnya ekosistem mata uang digital dan semakin banyak orang yang bergabung dalam jaringan, jumlah transaksi yang disebarkan ke dalam jaringan juga bertambah. Dengan kondisi jaringan yang semakin padat, performa keseluruhan terkompromi, yang mengurangi secara signifikan kegunaan Bitcoin sebagai mata uang digital dunia. Dalam konteks tersebut LN diciptakan sebagai sebuah cara untuk meringankan kepadatan yang terjadi dalam blockchain Bitcoin.


Bagaimana cara kerjanya? 

Jaringan Lightning berisikan sebuah jaringan pengiriman off-chain yang dibangun diatas blockchain Bitcoin. Sistem tersebut bekerja dalam level peer-to-peer (P2P) dan kegunaannya bergantung dengan pembuatan saluran pembayaran dua direksi (bidirectional payment channels), melalui itu pengguna dapat melakukan transaksi mata uang digital.

Setelah kedua belah pihak memutuskan untuk membuka sebuah saluran pembayaran, mereka dapat mentransmisikan dana dari dan menuju dompet mereka. Walaupun proses pembuatan saluran pembayaran baru membutuhkan transaksi dalam rantai (on-chain), semua transaksi yang terjadi dalam saluran tersebut adalah diluar rantai (off-chain) dan tidak membutuhkan konsensus global. Maka dari itu, transaksi-transaksi tersebut dapat dengan cepat tereksekusi melalui kontrak cerdas, dengan menggunakan biaya yang lebih rendah dan rasio TPS yang lebih tinggi.

Untuk dapat membuka sebuah saluran pembayaran, kedua belah pihak yang bersangkutan dibutuhkan untuk membuat sebuah dompet multi tanda tangan (multi signature) dan menambahkan dana ke dalamnya. Dana yang disimpan dalam dompet multi-sig tersebut hanya dapat diakses menggunakan kunci pribadi yang diberikan kepada kedua pihak tersebut (dua atau lebih, berbeda-beda tiap kasus). Ini berarti juga satu pihak tidak dapat membuka dompet tanpa izin pihak lainnya.

Sebagai contoh, bayangkan bahwa Alice ingin menggunakan LN untuk bertukar Bitcoin dengan Bob. Pertama mereka harus membuka sebuah saluran pembayaran, menggunakan dompet multi-sig. Dimana saluran pembayaran berlaku sebagai sebuah kontrak cerdas, dan dompet multi-sig berlaku sebagai sebuah brangkasnya, dimana dalam kurun waktu saluran pembayaran itu aktif, Alice dan Bob dapat melakukan sebanyak mungkin transaksi off-chain.

Pada setiap transaksi, keduanya, Alice dan Bob harus menandatangani dan memperbaharui salinan kertas saldo mereka, yang mencatat jumlah coin yang dimiliki keduanya. Setelah mereka selesai dengan semua transaksi mereka, mereka dapat menutup saluran tersebut dan menyebarkan lembar saldo final mereka ke dalam blockchain Bitcoin. Kontrak cerdas LN akan memastikan mereka mendapatkan Bitcoinnya, seturut dengan versi terakhir kertas saldo mereka. 

Secara singkat, kedua belah pihak yang bersangkutan hanya butuh berinteraksi dua kali dengan blockchain Bitcoin. Sekali untuk membuka saluran pembayaran dan sekali lagi untuk menutupnya, ini berarti semua transaksi lainnya yang terjadi tidak secara langsung berinteraksi dengan rantai utama (main chain)

 

Pengalihan Jaringan

Jika kedua belah pihak tidak memiliki jalur pembayaran langsung, mereka masih dapat menerima dan mengirim Bitcoin melalui saluran pembayaran yang saling berhubungan. Ini berarti Alice tetap dapat mengirimkan pembayaran ke Charlie tanpa harus membuat saluran pembayaran dengannya, selama ada pengalihan saluran diantara mereka yang memiliki cukup banyak saldo.

Jadi, jika Alice memiliki sebuah saluran pembayaran terbuka dengan Bob dan Bob memiliki saluran dengan Charlie, Alice dapat mengirimkan pembayaran melalui Bob. Pengalihan pembayaran dapat mengikutsertakan banyak node LN, akan tetapi kontrak cerdas akan secara otomatis mencari rute paling pendek yang tersedia.

 

Keuntungan Jaringan Lightning

  • Proyek LN bekerja menuju sebuah solusi off-chain untuk mengatasi masalah penskalaan. Jika berhasil, ini dapat mengurangi lalu lintas blockchain Bitcoin.
  • Melalui penggunaan saluran pembayaran dua direksi, LN mengizinkan untuk transaksi yang hampir instan.
  • LN juga cocok untuk pembayaran mikro, karena LN mengizinkan pengiriman dalam nominal kecil. Terlebih lagi, pembayaran nominal kecil otomatis dapat diimplementasikan dalam ekonomi mesin-ke-mesin, dimana transaksi dibuat antara perangkat elektronik tanpa dibutuhkannya campur tangan manusia.

Batasan Jaringan Lightning 

  • Tidak seperti transaksi on-chain, pembayaran melalui LN tidak dapat dilakukan jika penerima tidak online.
  • Peserta jaringan mungkin dibutuhkan untuk memantau saluran pembayaran secara reguler untuk memastikan keamanan dana mereka (resiko ini belum dapat diatasi oleh layanan pemantau pihak ketiga).
  • LN belum cocok untuk transaksi berskala besar. Dikarenakan jaringan melakukan transaksi menggunakan dompet multi-sig (dompet terbagi bersama), kemungkinan besar dompet tersebut tidak memiliki saldo yang cukup untuk mengakomodasi transaksi jumlah besar.
  • Membuka dan menutup saluran pembayaran membutuhkan transaksi on-chain, yang biasanya membutuhkan pekerjaan manual dan biaya transaksi yang lebih besar.

 

Kapan Jaringan Lightning Diluncurkan?

Pada Maret 15, 2018, Lightning Labs mengumumkan perilisan besar keempat untuk Daemon LN (lnd), yang memberikan akses kepada jaringan utama Lightning dalam versi beta pertama. Lnd adalah sebuah implementasi node Jaringan Lightning dan masih dalam tahap eksperimentasi dengan jaringan uji coba Bitcoin. Bersama dengan lnd, ada banyak implementasi lainnya yang sedang dalam tahap pengembangan, seperti c-lightning dan eclair

Catatan: akan tetapi, tidak ada tanggal resmi peluncuran Jaringan Lightning, dikarenakan setiap implementasi protokol memiliki penyampaian yang berbeda, dan akan berbasis pembaharuan dan pengembangan berkala.

Semenjak perilisan beta lnd, terjadi peningkatan pesat dalam jumlah node LN dan saluran pembayaran. Sampai pada Januari 2019, dasbor Grafana melaporkan bahwa ada lebih dari 24.300 saluran pembayaran.

Pekerjaan gabungan dari node dan saluran pembayaran yang membuat LN sebuah solusi menarik dalam masalah penskalaan. Versi beta sudah dipakai untuk banyak sekali eksperimentasi dan keefisiensiannya belum dapat dipastikan. Namun, LN memiliki potensi yang sangat besar untuk meningkatkan seluruh ekosistem mata uang digital Bitcoin.

Loading