Apa yang Dimaksud dengan Kontrak Berjangka Abadi?

Bagikan
Copied to clipboard!
Apa yang Dimaksud dengan Kontrak Berjangka Abadi?

Apa itu kontrak berjangka?

Sebuah kontrak berjangka (futures contract) adalah perjanjian untuk membeli dan menjual komoditas, mata uang, atau instrumen lain dengan harga yang telah ditentukan pada waktu tertentu di masa depan.

Berbeda dengan pasar spot tradisional, dalam pasar berjangka, perdagangan tidak langsung ‘selesai’ saat itu juga. Melainkan, dua pihak akan memperdagangkan sebuah kontrak, yang menentukan penyelesaian di masa depan. Juga, pasar berjangka tidak memperbolehkan pengguna untuk membeli atau menjual komoditas/aset digital secara langsung, tetapi mereka memperdagangkan sebuah kontrak yang merepresentasikan komoditas/aset digital tersebut, dan perdagangan aset (atau cash) yang sebenarnya akan terjadi di masa depan - ketika kontrak dilaksanakan.

Sebagai contoh sederhana, bayangkan sebuah kontrak berjangka dari komoditas fisik, seperti gandum atau emas. Pada beberapa pasar berjangka tradisional, kontrak ini ditandai dengan pengiriman, artinya ada pengiriman komoditas secara fisik. Sebagai akibatnya, emas atau gandum harus disimpan dan diangkut yang menimbulkan biaya tambahan (dikenal dengan biaya angkut). Namun, banyak kontrak berjangka saat ini menyelesaikannya secara tunai, artinya ini diselesaikan hanya dengan uang bernilai setara ( tidak ada pertukaran barang secara fisik).

Sebagai tambahan, harga emas atau gandum di pasar berjangka bisa saja berbeda tergantung seberapa jauh tanggal penyelesaian kontrak. Semakin jauh perbedaan waktu, semakin tinggi biaya yang dibawa, semakin besar potensi perbedaan harga yang tidak dapat dipastikan, dan semakin besar potensi perbedaan harga antara pasar spot dan juga pasar berjangka.


Mengapa pengguna memperdagangkan kontrak berjangka?

  • Mitigasi dan manajemen risiko: inilah alasan utama mengapa pasar berjangka diciptakan.
  • Eksposur jangka pendek: pedagang dapat bertaruh melawan kinerja aset walaupun mereka tidak memiliki aset tersebut.
  • Leverage: pedagang dapat menaruh posisi lebih besar daripada apa yang mereka miliki. Di Binance, kontrak berjangka dapat diperdagangkan dengan leverage sampai 20x.


Apa yang Dimaksud dengan Kontrak Berjangka Abadi?

Sebuah kontrak abadi (perpetual contract) adalah jenis khusus dari kontrak berjangka. Tidak seperti kontrak berjangka tradisional, jenis ini tidak memiliki tanggal kadaluarsa. Jadi seseorang dapat bertahan pada satu posisi selama yang dia inginkan. Selain itu, perdagangan kontrak abadi didasarkan pada harga index yang mendasarinya. Harga index ini terdiri dari rata-rata harga sebuah aset, menurut mayoritas pasar spot dan volume relatif perdagangannya.

Jadi, berbeda dengan kontrak berjangka konvensional, kontrak berjangka abadi sering diperdagangkan pada sebuah harga yang sama atau hampir sama pada pasar-pasar spot. Tetapi tetap saja, perbedaan yang paling mendasar antara kontrak berjangka tradisional dan kontrak berjangka abadi adalah ‘tanggal penyelesaian’.


Apa itu Initial Margin?

Initial margin adalah nilai minimum yang harus dibayar untuk membuka posisi leverage. Sebagai contoh, Anda dapat membeli 1.000 BNB dengan initial margin 100 BNB (pada 10x leverage). Jadi initial margin Anda adalah 10% dari total pesanan. Initial marginlah yang menyokong posisi leverage Anda, bertindak sebagai  jaminan.


Apa itu Maintenance Margin?

Maintenance margin adalah jumlah minimum jaminan yang harus disimpan untuk menjaga agar posisi perdagangan terbuka. Jika saldo margin Anda turun di bawah level ini, maka akan ada dua kemungkinan, Anda akan menerima margin call (meminta Anda untuk menambahkan dana ke akun Anda) atau terlikuidasi. Kebanyakan bursa mata uang kripto akan melakukan yang kedua.

Dengan kata lain, initial margin adalah nilai yang Anda tetapkan ketika membuka posisi, dan maintenance margin merujuk pada saldo minimum yang Anda butuhkan untuk menjaga agar posisi tetap terbuka. Maintenance margin adalah nilai dinamis yang dapat berubah sesuai dengan harga pasar dan saldo akun (jaminan) Anda.


Apa itu likuidasi?

Jika nilai dari jaminan Anda jatuh di bawah maintenance margin, maka akun berjangka Anda kemungkinan akan dilikuidasi. di Binance, likuidasi terjadi dalam beberapa cara, tergantung pada risiko dan leverage dari masing-masing pengguna (berdasarkan jaminan dan net exposure). Semakin besar posisi total, semakin tinggi margin yang diminta.

Mekanismenya berbeda-beda pada pasar dan bursa, tetapi Binance mengenakan biaya 0,5% pada likuidasi tahap 1 (net exposure di bawah 500.000 USDT). Jika akun memiliki dana tambahan setelah likuidasi, sisanya dikembalikan kepada pengguna. Jika tidak memiliki dana yang cukup, pengguna dinyatakan bangkrut.

Harap dipahami bahwa ketika Anda dilikuidasi, Anda akan membayar biaya tambahan. Untuk menghindari ini, Anda dapat menutup posisi Anda sebelum mencapai harga likuidasi, atau menambah dana ke saldo jaminan Anda - untuk menjauhkan harga likuidasi dari harga pasar saat ini.


Apa itu Tingkat Pendanaan?

Pendanaan terdiri dari pembayaran-pembayaran teratur antara para pembeli dan penjual, menurut tingkat pendanaan saat itu. Ketika tingkat pendanaan di atas nol (positif), pedagang yang lama/long (pembeli kontrak) harus membayar kepada yang singkat/short (penjual kontrak). Sebaliknya, tingkat pendanaan negatif berarti posisi short membayar kepada posisi long.

Tingkat pendanaan didasarkan pada dua komponen: tingkat bunga dan premi. Pada kontrak berjangka di Binance, tingkat bunga adalah tetap 0,03% dan premi berbeda tergantung pada perbedaan harga antara pasar spot dan pasar berjangka. Binance tidak mengenakan biaya terhadap pemindahan tingkat pendanaan karena itu terjadi langsung di antara para pengguna.

Jadi ketika kontrak berjangka abadi diperdagangkan pada premi (lebih tinggi daripada pasar spot), posisi long harus membayar kepada posisi short karena tingkat pendanaanya positif. Situasi seperti ini diharapkan untuk menurunkan harga, karena posisi long menutup posisinya dan posisi short yang baru dibuka.


Apa itu Mark Price?

Mark price adalah estimasi nilai sebenarnya dari sebuah kontrak (harga wajar) ketika dibandingkan dengan harga perdagangan yang sedang terjadi (harga terakhir). Penghitungan mark price mencegah likuidasi yang tidak adil yang mungkin saja bisa terjadi ketika keadaan pasar berubah secara drastis.

Jadi harga indeks berhubungan dengan harga di pasar-pasar spot, sedangkan mark price mewakili nilai wajar dari sebuah kontrak berjangka abadi. di Binance, mark price didasarkan pada Harga Indeks dan tingkat pendanaan, dan ini juga adalah bagian penting dari penghitungan “Laba-Rugi yang belum terealisasi/unrealized PnL”.


Apa itu PnL?

PnL adalah singkatan dari profit and lost (Laba-Rugi), dan ini bisa terealisasi atau tidak terealisasi. Ketika Anda membuka posisi di sebuah pasar kontrak berjangka, maka PnL Anda tidak terealisasi, artinya itu masih bisa berubah sebagai respon terhadap pergerakan pasar. Ketika Anda menutup posisi, PnL yang tidak terealisasi menjadi PnL terealisasi (baik sebagian atau seluruhnya).

Karena PnL terealisasi merujuk pada laba atau rugi yang berasal dari posisi tertutup, jadi itu tidak ada hubungan langsung dengan mark price, tetapi hanya dengan harga pesanan yang tereksekusi. Di sisi lain, PnL yang tidak terealisasi selalu berubah dan menjadi penentu likuidasi. Jadi, mark price digunakan untuk memastikan bahwa penghitungan PnL yang tidak terealisasi sangat akurat dan adil.


Apa itu Dana Asuransi?

Sederhananya, Dana Asuransi mencegah saldo para pedagang yang kalah jatuh di bawah nol, yang di saat yang bersamaan juga memastikan bahwa pedagang yang menang mendapatkan laba.

Untuk menggambarkannya, misalnya Alice mempunyai $2.000 di akun berjangkanya di Binance, yang digunakan untuk membuka posisi pada 10x BNB, posisi long di $20 per koin. Harap diperhatikan bahwa Alice membeli kontrak dari pedagang lain yang tidak berasal dari Binance. Jadi di sisi lain dari transaksi perdagangan ini, ada Bob, posisi short, dengan ukuran yang sama.

Dikarenakan oleh leverage 10x, Alice sekarang ada pada posisi 1.000 BNB (setara $20.000), dengan jaminan $2.000. Namun, jika harga BNB jatuh dari $20 ke $18, posisi Alice akan secara otomatis ditutup. Ini berarti bahwa aset-asetnya akan dilikuidasi dan jaminan sebesar $2.000 akan hilang selamanya.

Jika dengan alasan apapun, sistim tidak dapat menutup posisinya tepat waktu dan harga pasar jatuh lebih dalam, Dana Asuransi akan diaktifkan untuk menutup kerugian-kerugian itu sampai posisinya ditutup. Ini tidak akan merubah keadaan Alice, karena dia sudah dilikuidasi dan saldonya sudah nol, tapi keadaan ini menjamin bahwa Bob dapat menerima labanya. Tanpa Dana Asuransi, saldo Alice tidak hanya akan jatuh dari nilai $2.000 ke nol, tetapi juga bisa menjadi negatif.

Namun dalam praktiknya, posisi long mungkin akan ditutup sebelum itu karena maintenance margin akan lebih rendah dari minimum yang disyaratkan. Biaya likuidasi akan dialihkan langsung ke Dana Asuransi, dan sisa dana dikembalikan ke pengguna.

Jadi, Dana Asuransi adalah mekanisme yang dirancang untuk menggunakan jaminan yang diambil dari pedagang-pedagang yang dilikuidasi untuk menutup kerugian-kerugian dari akun-akun yang bangkrut. Pada kondisi pasar normal, Dana Asuransi diharapkan bertumbuh terus-menerus ketika para pengguna dilikuidasi.

Sebagai kesimpulan, Dana Asuransi menjadi lebih besar ketika para pengguna diliuidasi sebelum posisi mereka mencapai a break-even atau nilai negatif. Tapi dalam beberapa kasus yang lebih ekstrim, sistim mungkin saja tidak dapat menutup semua posisi, sehingga Dana Asuransi akan digunakan untuk menutup potensi kerugian. Walaupun ini jarang, tapi bisa saja terjadi selama musim volatility yang tinggi atau liquidity pasar yang rendah.


Apa itu Auto-deleveraging?

Auto-deleveraging mengacu pada sebuah metode likuidasi pihak lawan yang hanya terjadi jika Dana Asuransi tidak berfungsi (pada keadaan-keadaan tertentu). Walapun ini jarang, keadaan ini akan meminta pedagang yang menghasilkan laba untuk membagi sebagian dari laba mereka untuk menutup kerugian dari pedagang yang merugi. Sayangnya, dengan adanya volatility di pasar mata uang kripto, dan leverage tinggi yang ditawarkan kepada para klien, kemungkinan ini tidak bisa dihindari.

Dengan istilah lain, likuidasi pihak lawan adalah langkah terakhir yang diambil jika Dana Asuransi tidak dapat menutup semua posisi-posisi yang bangkrut. Secara khusus, posisi-posisi dengan laba (dan leverage) tertinggi adalah pihak yang berkontribusi lebih. Binance menggunakan indikator yang memberitahukan para pengguna dimana posisi mereka dalam antrian auto deleveraging.

Di pasar berjangka Binance, sistim mengambil semua langkah yang memungkinkan untuk menghindari auto-deleveraging, dan juga Binance memiliki beberapa perangkat untuk meminimalkan dampaknya. Jika ini terjadi, likuidasi pihak lawan akan dilakukan tanpa biaya pasar, dan pemberitahuan akan dikirmkan saat itu juga kepada pedagang-pedagang yang terdampak. Para pengguna bebas untuk memasukkan kembali posisi kapanpun mereka mau.

Loading