Serangan Sybil

Bagikan
Copied to clipboard!

Sebuah serangan sybil adalah sebuah ancaman keamanan terhadap sebuah sistem online dimana seseorang mencoba untuk mengambil alih jaringan dengan membuat beberapa akun, node, atau komputer.

Contoh yang paling sederhana adalah pembuatan beberapa akun jejaring sosial. Akan tetapi di dalam dunia mata uang digital, contoh yang lebih relevan adalah dimana seseorang mencoba untuk menjalankan beberapa node dalam sebuah jaringan.

Kata “Sybil” berasal dari sebuah pembelajaran kasus tentang seorang wanita bernama Sybil Dorsett, yang berobat untuk Dissociative Identity Disorder - disebut juga Kepribadian Ganda (Multiple Personality Disorder).


Apakah masalah yang dapat timbul akibat serangan Sybil?

  • Penyerang dapat mengeluarkan node yang jujur dari dalam jaringan jika mereka membuat cukup banyak identitas palsu (atau identitas Sybil). Mereka juga dapat menolak untuk menerima atau mentransmisi blok, dan secara efektif menghalangi pengguna lain dari sebuah jaringan.

  • Jika serangan Sybil terjadi dengan skala yang sangat besar, dimana penyerang berhasil mendapatkan kontrol dari mayoritas tenaga komputasi jaringan atau rasio hash, mereka dapat melakukan serangan 51%. Dalam hal ini, mereka dapat merubah urutan transaksi, dan menghalangi transaksi untuk dikonfirmasi. Mereka dapat juga memundurkan transaksi yang mereka buat pada saat dalam kontrol, yang dapat menyebabkan pengeluaran ganda.

Dalam kurun waktu beberapa tahun, ahli komputer mendedikasikan banyak sekali waktu dan penelitian untuk menemukan cara untuk mendeteksi dan mencegah serangan Sybil yang dapat terjadi dalam beberapa tahapan efektivitas serangan tersebut. Untuk sementara waktu, belum ada jaminan keamanan dari serangan tersebut.


Bagaimana blockchain menghilangkan serangan Sybil?

Banyak blockchain menggunakan “algoritma konsensus” untuk membantu melindungi diri dari serangan Sybil, seperti Proof of Work, Proof of Stake, dan juga Delegated Proof of Stake (Proof of Stake Terdelegasi).
Algoritma konsensus ini pada dasarnya tidak dapat mencegah serangan Sybil, mereka hanya membuat penyerang yang ingin meluncurkan serangan menjadi sangat tidak praktis dan berujung tidak berhasil melakukan penyerangan.

Sebagai contoh, blockchain Bitcoin mengaplikasikan serangkaian aturan spesifik untuk pembuatan blok baru. Salah satu aturan tersebut adalah kemampuan untuk membuat blok baru  harus proporsional dengan total tenaga pemrosesan mekanisme Proof of Work. ini berarti anda harus memiliki tenaga komputerisasi yang dibutuhkan untuk membuat sebuah blok baru, yang menjadi sangat sekali susah dan mahal untuk dikerjakan oleh penyerang. Dikarenakan, penambangan bitcoin dapat menghasilkan sangat banyak, sehingga, penambang memiliki dorongan yang sangat kuat untuk tetap menambang dibandingkan dengan mencoba untuk melakukan serangan Sybil.

Selain serangan Sybil, ada banyak lagi tipe serangan-serangan yang lazim terjadi. Tetaplah bersama kami di Binance Academy untuk mengetahui lebih banyak!

Loading